Subscribe Now

* You will receive the latest news and updates on your favorite celebrities!

Trending News

Kategori

Tips Melakukan Renovasi Rumah Type 36 Tanah 60
Renovasi, Renovasi Rumah

Tips Melakukan Renovasi Rumah Type 36 Tanah 60 

Berapa biaya renovasi rumah type 36 tanah 60? Mungkin hal tersebut lumrah menjadi pertanyaa masyarakat yang memiliki rumah type 36 terutama di perumaha-perumahan yang sekarang banyak dibangun rumah type 36. Rumah type 36 tanah 60 umumnya menjadi pilihan hunian bagi mereka yang memiliki dana terbatas. Sesuai dengan namanya, rumah ini memiliki luas bangunan 36 m2 yang biasanya dari 6m x 6m dan dibangun di atas tanah atau lahan seluas 60 m2. Tipe rumah kecil ini umumnya paling banyak dijual oleh developer atau pengembang perumahan. Hal ini dikarenakan rumah type 36 lebih banyak diminati oleh pembeli dibandingkan dengan rumah type 27. Lantaran dari segi pembiayaan antara rumah type 36 dengan type 27 hanya memiliki selisih yang sedikit. Sedangkan untuk ruang dan kamar pada rumah type 36 juga sangat berbeda.

Rumah type 36 tanah 60 memang terlihat sederhana. Karena di dalam rumah type ini umumnya hanya memiliki 2 kamar tidur, 1 kamar mandi, 1 ruang tamu yang menyatu dengan ruang keluarga, dan dapur. Rumah type 36 tanah 60 sangat cocok sebagai hunian bagi Anda yang sudah berkeluarga dan memiliki anak, namun menginginkan rumah yang tidak terlalu besar. Dengan luas bangunan yang hanya 36 m2, membuat pemiliknya harus pandai-pandai dalam menata ruangan dan menambahkan ornamen-ornamen tertentu agar ruangan tidak terkesan sempit. Hal ini bisa dimulai dengan memilih barang-barang yang tepat untuk ditempatkan di ruangan. Bahkan jika memungkinkan bisa juga melakukan renovasi rumah type 36 tanah 60 yang Anda miliki agar berkesan lebih luas atau lega.

Pengertian Renovasi Rumah

Renovasi menjadi salah satu bagian yang terkadang tidak bisa dielakkan dari suatu rumah. Karena seperti aset-aset lainnya, rumah juga memiliki masa pakai tersendiri. Dimana juga akan mengalami kerusakan sewaktu-waktu karena pengaruh cuaca yang berubah-ubah, seperti hujan, panas, dll. Renovasi bisa disebut juga dengan remodeling, yaitu sebuah proses merombak, memperbaharui, memperbaiki, meremajakan, maupun menyempurnakan sebagian besar struktur bangunan atau bentuk bangunan.

Alasan Melakukan Renovasi Rumah Type 36 Tanah 60

Suatu rumah yang ditempati sampai perlu direnovasi tentu ada maksud tersendiri yang mendasarinya. Sama seperti ketika ingin melakukan renovasi rumah type 36 tanah 60, pastinya ada berbagai alasan yang melatarbelakanginya. Biasanya selain karena alasan rumah yang mengalami kerusakan, juga demi alasan kenyamanan. Karena seperti yang kita ketahui, rumah type 36 tanah 60 ini memiliki luas bangunan yang kecil dan jumlah ruangan yang terbatas. Sehingga terkadang renovasi karena alasan kenyamanan lantaran ingin membuatnya terasa lebih luas atau lega.

Namun jika dilihat secara umum, ada beberapa alasan melakukan renovasi rumah, yaitu:

  • Memberikan kenyamanan.
  • Melakukan penambahan ruang jika diperlukan, terutama jika memiliki anggota keluarga baru, seperti anak, orang tua, dll.
  • Melakukan perbaikan dan pemeliharaan pada bagian rumah yang mengalami kerusakan.
  • Sebagai salah satu upaya menghemat energi.
  • Memberikan rasa aman dan perlindungan.

Konsep/ Pilihan Desain

Dengan ukuran rumah yang tidak terlalu luas, renovasi rumah type 36 tanah 60 tentu perlu pertimbangan yang matang. Anda harus bisa mensiasati bagaimana caranya meskipun memiliki ukuran bangunan yang tidak terlalu luas, namun harus terasa lapang untuk ditempati bersama anggota keluarga yang lain. Untuk konsep atau pilihan desain yang cocok untuk rumah type 36 tanah 60 adalah menerapkan konsep minimalis pada eksterior maupun interior rumah. Adapun beberapa konsep atau desain minimalis yang bisa diterapkan pada rumah type 36 tanah 60, antara lain:

  • Rumah type 36 dengan dua lantai.
  • Type 36 dengan extra outdoor.
  • Rumah dengan teras depan dan teras belakang.
  • Dengan ruang tamu dan ruang keluarga terpisah.
  • Rumah type 36 dengan desain sederhana.

Pemilihan Material yang Digunakan

Saat memutuskan untuk melakukan renovasi rumah, tentu persiapan material menjadi bagian yang cukup penting. Karena material ini nantinya akan digunakan untuk membangun, memperbaiki, atau bahkan mengganti bagian rumah yang mengalami kerusakan. Jenis material yang digunakan sangat bermacam-macam, mulai dari pasir, semen, batu bata, baja, kayu, bambu, kerikil/ batu pecah, genteng, keramik, dll. Jenis material yang digunakan tentu tergantung dari jenis renovasi yang akan dilakukan.

Biaya membeli material biasanya memakan jumlah dana yang tidak sedikit. Apalagi jika renovasi rumah yang dilakukan terbilang berat atau renovasi total. Untuk menghemat waktu dan tenaga, banyak orang yang terkadang mempercayakan urusan belanja material bangunan kepada orang lain. Hal ini sah-sah saja dilakukan. Namun pastinya Anda harus mempersiapkan biaya tambahan untuk membayar jasa orang tersebut, sesuai dengan tenaga yang dikeluarkan orang tersebut.

Untuk menghemat pengeluaran, sebaiknya Anda membeli kebutuhan material bangunan untuk renovasi secara mandiri. Jika dirasa kurang paham mengenai spesifikasi material bangunan yang bagus atau berkualitas, Anda bisa mengajak seorang tukang yang sudah berpengalaman. Bisa juga dengan bertanya atau berkonsultasi pada mereka yang sudah ahli dan berpengalaman di bidang ini, seperti dari arsitek. Dengan membeli material bangunan sendiri juga bertujuan agar material yang dibeli memang sesuai dengan yang Anda inginkan.

Pastikan dalam membeli material bangunan dipertimbangkan matang-matang. Jangan sampai karena ingin melakukan penghematan, Anda sampai mengabaikan kualitasnya. Pastikan material yang Anda beli memang memiliki daya tahan atau kualitas yang baik. Sehingga ketika digunakan pada renovasi bangunan juga akan kokoh dan bisa digunakan hingga bertahun-tahun. Anda bisa memanfaatkan material lama atau bekas dalam renovasi jika dirasa masih bagus dan bisa diperbaiki lagi. Untuk beberapa material penting, sebaiknya tidak memperhitungkan mengenai harganya yang mahal. Namun lebih mengedepankan kualitasnya karena untuk kelangsungan rumah. Sebut saja seperti pipa air tanam, bagian pondasi rumah, rangka atap, dan struktur bangunan.

Tips Renovasi Rumah Type 36 Tanah 60 Agar Tampak Luas

Rumah type 36 tanah 60 memang terbilang berukuran kecil untuk sebuah hunian. Bagi yang memiliki dana lebih, memang bisa pindah ke rumah yang lebih luas untuk mengatasi permasalahan ini. Namun jika memang kendala Anda terletak pada dana, kenapa tidak mencoba untuk melakukan renovasi rumah saja. Karena rumah type 36 tanah 60 juga masih bisa disiasati sedemikian rupa agar tampak luas dan nyaman ditempati. Adapun tips-tips yang bisa Anda lakukan untuk renovasi rumah type 36 tanah 60 agar tampak luas, yaitu:

  1. Menentukan jumlah ruangan berdasarkan kebutuhan Anda dan keluarga.
  2. Menambah ketinggian pada langit-langit ruangan.
  3. Mengandalkan konsep mezzanine, yaitu balkon terbuka yang ada di dalam rumah.
  4. Mengurangi jumlah sekat pada ruangan dan membiarkan beberapa ruangan dibuat menyatu.
  5. Memaksimalkan pencahayaan alami dengan memperbanyak bukaan pada rumah.
  6. Memilih warna yang cerah untuk interior dan eksterior rumah.
  7. Menghindari pagar rumah yang terlalu tinggi.
  8. Menggunakan halaman belakang rumah dengan semaksimal mungkin untuk menyempurnakan fungsi rumah.

Itu tadi sedikit ulasan mengenai renovasi pada rumah type 36 tanah 60, lengkap dengan berbagai tips-tipsnya. Bagi Anda yang memiliki rumah type ini, memang perlu mensiasatinya sebaik mungkin agar hunian terasa nyaman dan terkesan luas ditempati. Sehingga dengan luas bangunan yang tidak begitu besar, Anda akan betah menempatinya hingga bertahun-tahun.

Related posts

Tinggalkan Balasan

Required fields are marked *