Subscribe Now

* You will receive the latest news and updates on your favorite celebrities!

Trending News

Kategori

Tips Aman Beli Rumah Dijual Lewat Developer Atau Pemilik Langsung
Uncategorized

Tips Aman Beli Rumah Dijual Lewat Developer Atau Pemilik Langsung 

Usia sudah cukup matang dengan kondisi finansial yang juga mapan, maka saatnya Anda merencanakan masa depan dengan membangun sebuah rumah tangga. Namun sebelum itu tentunya ada banyak hal yang harus dipersiapkan terlebih dahulu, salah satu diantaranya adalah hunian atau rumah. Apalagi pada dasarnya rumah ini adalah salah satu kebutuhan pokok bagi setiap orang, tentunya setelah menikah nanti Anda juga ingin hidup lebih mandiri bukan dengan istri, sehingga paling tidak rumah sudah harus dimiliki. Memang selain membuatnya atau membangunnya sendiri sebenarnya bisa membeli jadi, apalagi sekarang ini ada banyak tawaran rumah dijual.

Mengapa lebih memilih membeli rumah dibanding membangun rumah?

Diantaranya adalah ditawarkan oleh pengembang atau developer, sampai dengan yang ditawarkan langsung oleh pemilik utamanya. Tergantung di lokasi mana Anda akan membeli, apakah itu di kompleks atau yang lainnya. Faktanya memang masyarakat lebih senang membeli rumah jadi jika dibandingkan dengan membuat rumah sendiri, ada beberapa alasannya, yaitu:

Lebih Praktis

Dibandingkan dengan membuat sendiri, maka tidak dapat dipungkiri jika seandainya dengan membeli rumah jadi jauh terasa lebih praktis, karena Anda tidak perlu lagi untuk menunggu waktu lama untuk membuatnya, mulai dari repot-repot mencari tanah yang tepat, kemudian juga dengan memilih arsitek untuk mendesain sampai dengan mencari pekerja untuk pembangunannya, tinggal beli saja hunian yang diinginkan tersebut.

Tidak Memakan Banyak Waktu

Rumah dijual kondisinya memang sudah siap huni, sehingga bisa langsung ditempati. Berbeda jika seandainya Anda harus membuat atau membangun terlebih dahulu hunian tersebut, apalagi membangun sebuah rumah bukan perkara yang mudah, bisa memakan waktu yang sangat lama. Apalagi jika seandainya ingin membangun sebuah hunian yang megah, Pastinya tidak cukup sebulan dua bulan saja. Jadi jika seandainya Anda menginginkan hunian yang siap pakai maka bisa membeli yang jadi saja.

Biaya Lebih Murah

Pertimbangan lain memang dari segi biaya yang haru dikeluarkan, pasalnya jika Anda ingin membuat sebuah rumah, maka berapapun besarnya uang yang dimiliki pastinya tetap akan terkuras, mengingat dari segi model dan yang lainnya tidak akan ada habisnya, mulai dari menggunakan jasa seorang arsitek tersebut, pembelian material sampai dengan mencari pekerja untuk pembangunannya. Hal ini sudah pasti akan menguras banyak biaya bukan. Namun berbeda jika seandainya membeli jadi, apalagi lewat developer sudah ada harga pastinya. Nantinya konsumen hanya tinggal menyesuaikan dengan budget yang dimiliki saja. Baik itu yang harganya ratusan juta sampai dengan yang milyaran rupiah ada, tergantung dari model yang diinginkan. Bahkan jika seandainya ingin lebih murah maka dapat mempertimbangkan pembelian secara langsung dari pemilik pertama.

Tips membeli rumah lewat developer

Banyak memang sebenarnya tawaran rumah dijual yang ada, namun paling praktis biasanya masyarakat memang lebih senang membeli secara langsung lewat developer properti. Karena memang pilihannya terbilang begitu banyak dan nantinya untuk model bisa disesuaikan dengan keinginan, pembangunannya juga terbilang cepat. Hanya saja juga sangat mungkin jika seandainya nanti terjadi masalah dalam pembelian properti dari pihak pengembang tersebut. Untuk itu maka berikut ini diantaranya ada beberapa tips yang harus Anda terapkan di dalam membeli rumah lewat seorang developer, diantaranya adalah:

Reputasi Developer

Pada dasarnya Anda sudah harus membayar uang terlebih dahulu, namun hunian atau rumah tersebut belum dibuat, tentunya sangat riskan terhadap tindak penipuan bukan, untuk itu penting bagi Anda di dalam memilih developer yang reputasinya benar-benar bagus. Apalagi juga pengurusan sertifikat hak milik pada rumah tersebut nantinya sangat bergantung dengan pengembang atau developer, itulah mengapa jangan sembarangan dalam memilih, atau nantinya Anda akan dipersulit. Caranya mudah yaitu dengan memeriksa kelengkapan izin dari developer tersebut, mulai diantaranya adalah:

  • Izin peruntukkan tanah, mulai dari lokasi, pendayagunaan lahan, surat izin pembangunan bangunan dan sejenisnya.
  • Prasarana yang sudah tersedia untuk membangun.
  • Kondisi tanah atau lokasi telah matang.
  • IMB induk
  • Sertifikat tanah.

Proses Pemindahan Nama

Sertifikat tersebut masih atas nama developer maka harus dipastikan kapan dipindah namakan, banyak memang tawaran rumah dijual, namun sering kali pihak yang menjualnya sendiri bahkan tidak memiliki sertifikat atas bangunan dan juga tanahnya, tentu suatu saat bisa jadi sengketa dengan pihak lain yang mungkin tidak terima. Pembeli yang akan dirugikan disini. Untuk itu ketika membeli rumah lewat developer sendiri maka pada awal pembelian rumah tersebut pastinya atas nama pengembang, setelah lunas hendaknya harus segera ditanyakan, kapan nantinya sertifikat ini akan berpindah nama menjadi milik pembeli. Karena selama masih atas nama developer tersebut tentunya akan sulit jika seandainya ingin melakukan penjualan rumah tersebut, begitu juga jika seandainya ingin melakukan take over kredit ke pihak bank yang lainnya.

Jangan bayar DP ke developer tersebut sebelum KPR disetujui

Hendaknya jangan bayar DP ke developer tersebut sebelum KPR disetujui, memang banyak orang yang memilih untuk membeli rumah dengan sistem kredit atau menggunakan KPR karena memang akan terasa jauh lebih ringan dibandingkan dengan pembelian secara tunai, namun disini juga ada banyak hal yang wajib dipertimbangkan. Karena tidak ada jaminan nantinya bank akan begitu saja menyetujui pengajuan KPR Anda, tentunya jangan gegabah di dalam memberikan DP kepada pihak developer tersebut. Apalagi bank sendiri tidak sekedar melihat developer atau pengembangnya, melainkan juga kemampuan calon debitur di dalam membayar kreditnya, untuk itu maka jangan gegabah, jika belum ada putusan dari bank, hendaknya Anda jangan langsung membayar uang muka ke pengembang.

Pastikan juga terlebih dahulu kapan rumah tersebut akan jadi

Memang berbeda dengan membeli rumah dijual secara langsung oleh pemilik utama, membeli rumah lewat seorang pengembang atau developer ini butuh waktu, karena memang bangunannya saja belum jadi, masih harus bayar uang kemudian juga menunggu sampai nantinya rumah dibangun, sudah pasti tidak ada jaminan nantinya hunian tersebut jadi tepat waktu. Bahkan ada resiko nantinya rumah tidak jadi meskipun uang sudah dibayarkan secara lunas. Kemudian juga rumah jadi, namun spesifikasinya tidak sesuai dengan standard yang diharapkan, ataupun rumah jadi terlambat. Untuk itu harus mengenal dengan baik reputasi dari developer tersebut.

Cek perjanjian jual belinya

Anda bisa melihat kewajiban dari developer tersebut ketika melakukan wanprestasi. Bacalah dengan teliti apa saja yang tertera atau tercantum di dalam perjanjian tersebut, jadi jika seandainya terjadi masalah, maka secara cepat nantinya Anda bisa langsung tanggap untuk mengambil langkah. Sebelum nantinya menandatangani berita acara serah terima rumah ini, maka periksa secara teliti apa saja yang menjadi ketentuan di dalamnya.

Pastikan untuk segera AJB jika seandainya rumah tersebut sudah jadi

Keberadaan Akta Jual Beli ini sangatlah penting dan dapat digunakan sebagai bukti sah atas hak tanah dan juga bangunan jika seandainya sudah beralih pada pihak lain. Tentunya AJB ini hanya bisa dilakukan jika seandainya bangunan telah selesai, permohonan atas hak guna bangunan tersebut juga sudah diproses, pembeli sudah membayar lunas, jadi kian rumah jika seandainya ingin menjual nantinya, rumah dijual hendaknya harus atas nama pemilik agar kelak tidak terjadi masalah.

Segera mengurus status SHM

Setelah surat Akta Jual Beli tersebut jadi, maka langkah selanjutnya adalah dengan mengurus Sertifikat Hak Milik. Jangan sampai nantinya status bangunan yang Anda beli tersebut sebatas Hak Guna Bangunan. Itu artinya Anda tidak memiliki hak atas tanah tersebut, jadi kelak rumah juga tidak dapat diwariskan. Biasanya jika Anda hanya sekedar memiliki HGB ini tentunya akan kesulitan jika ingin menjual rumah tersebut. Rumah dijual dengan sekedar mengandalkan HGB tentunya tidak akan yang mau membeli, karena kelak sangat mungkin rumah tersebut digusur karena memang status tanah masih milik pihak lain. Karena paling lama bisa mendirikan bangunan di atas tanah milik orang lain tersebut biasanya adalah sampai 50 tahun saja. Jadi, anda harus paham mengenai jenis surat rumah sebagai pengetahuan sebelum membeli rumah.

Harus hitam diatas putih

Jangan pernah melakukan transaksi jual beli tanpa perjanjian hitam di atas putih.Artinya transaksi tersebut dilakukan di bawah tangan, pastinya menjadi hal yang sangat riskan bukan. Karena jika kelak terjadi masalah tentunya tidak akan ada bukti yang dapat digunakan untuk menuntut.

Tips membeli rumah lewat pemilik pertama

Selain lewat developer sebenarnya Anda juga bisa menemukan banyak tawaran rumah dijual secara langsung dari pemilik pertama. Bagi yang ingin membeli rumah langsung dari pemilik pertama ini, maka berikut ini beberapa hal yang hendaknya diperhatikan, yaitu:

Lokasi

Pertimbangan lokasi ini tentunya sangatlah penting karena berhubungan dengan kenyamanan Anda. Apakah dekat dengan tempat bekerja ataukah tidak, begitu juga dengan kondisi keamanannya juga harus diperhatikan. Karena pemilihan lokasi yang kurang tepat kedepannya juga akan merugikan Anda. Misalnya adalah kawasan tersebut rawan bencana alam seperti banjir, meskipun harganya murah tentu saja sangat percuma karena Anda akan selalu terdampak bencana alam setiap tahunnya.

Keberadaan fasilitas atau sarana umum

Selain lokasinya maka penting melihat area sekitarnya apakah tersedia sarana umum yang sesuai dengan kebutuhan atau tidak. Misalnya dekat dengan minimarket, kemudian juga publik transportasi dan sejenisnya, karena sangat mempengaruhi kenyamanan dan melakukan segala macam kegiatan nantinya.

Ukuran dan juga furniture

Jika seandainya Anda membeli rumah secara lengkap, artinya memang tidak sekedar bangunannya saja, melainkan juga keberadaan isinya. Tentu tetap harus dipertimbangkan apa saja furniture pelengkap yang ada di dalam rumah tersebut, apakah sepadan dengan harga ataukah tidak. Begitu juga dengan pertimbangan ukuran rumah tersebut disertai dengan tanahnya.

Harga

Pertimbangan harga menjadi hal yang sangat penting agar nantinya Anda tidak rugi di dalam membeli. Karena terkadang ada rumah dijual dengan harga mahal, namun tidak sesuai dengan fasilitas yang didapatkan. Cobalah juga untuk melakukan tawar menawar harga terlebih dahulu jika ingin mendapatkan yang lebih murah.

Kelengkapan surat

Pastikan kelengkapan semua surat rumah atau sertifikat penunjangnya. Hal ini dilakukan untuk memastikan rumah tersebut legal, sehingga kelak tidak akan dipermasalahkan dengan pihak lain.

Coba terapkan langkah di atas agar tidak rugi dalam membeli rumah, dari pihak developer ataupun juga langsung dari pemiliknya.

Related posts

Tinggalkan Balasan

Required fields are marked *