Subscribe Now

* You will receive the latest news and updates on your favorite celebrities!

Trending News

Kategori

Mengenal Ciri-ciri Rumah Adat Tambi dari Sulawesi Tengah
Rumah, Rumah Adat, Rumah Adat Sulawesi

Mengenal Ciri-ciri Rumah Adat Tambi dari Sulawesi Tengah 

Rumah Adat Tambi – Sulawesi terkenal dengan beberapa rumah adatnya yang biasanya dipunyai oleh beberapa suku penduduk daerah ini. Seperti misalnya ada rumah Suku Minahasa, Rumah Suku Banjar, Rumah Suku Toraja, dan juga Suku Mandar yang merupakan penduduk yang tersebar di daerah Sulawesi. Selain dari penduduknya, daerah juga mempunyai beberapa rumah adat yang dipunyainya.

Dimana rumah tersebut sudah digunakan sebagai tempat tinggal untuk masyarakat setempat dan mempunyai ciri unik dan juga makna filosofi yang terkandung dalam pembangunan, konstruksi, hiasan rumah, dan juga berbagai hal lainnya. Oleh karena itulah untuk mengenal penduduk di Sulawesi Tengah juga dapat dikenal dengan mencermati mengenai keunikan yang dipunyai oleh rumah adat Tambi yang berasal dari Sulawesi Tengah, dan maka dari itu merupakan bagian dari rumah adat sulawesi.

Rumah adat Sulawesi Tengah yang satu ini yaitu rumah Tambi mempunyai bentuk rumah panggung. Dimana untuk bangunan rumah panggung memang merupakan bangunan umum yang digunakan sebagai rumah penduduk utamanya di kawasan Indonesia Timur ini. Rumah panggung sendiri mempunyai berbagai macam manfaat yang dapat diberikan. Sehingga rumah Tambi dibangun dengan bentuk ini, dimana untuk fungsi rumah panggung sendiri dapat untuk menghindari banjir hingga dapat untuk menghindari serangan binatang buas. Salah satu keunikan dari rumah adat ini adalah mempunyai dinding yang juga berfungsi sebagai atapnya. Hal tersebut karena rumah ini mempunyai bentuk segitiga sehingga atap dan dindingnya menjadi satu.

Ciri Khas Rumah Adat Tambi

Adapun untuk berbagai hal lainnya yang menjadi ciri khas dan keunikan dari rumah Tambi adalah:

1. Mempunyai satu lobona

Apabila melihat dari bentuk rumah adat Tambi maka dapat terlihat bahwa rumah ini hanya mempunyai satu ruangan utama. Dimana untuk ruangan utama tersebut disebut dengan lobona sehingga bisa digunakan untuk tempat berkegiatan di dalam rumah.

Selain ruangan utama yang ada di dalam rumah, ruangan lainnya adalah kamar dan juga dapur. Untuk kamar tentu saja digunakan untuk tempat beristirahat dari pemilik rumah sedangkan untuk dapur selain tempat untuk memasak juga dapat digunakan untuk penghangat ruangan ketika musim dingin.

2. Letak rumah Tambi

Bagi Anda yang penasaran mengenai rumah Tambi bisa untuk melihatnya secara langsung di beberapa daerah yang ada di Sulawesi Tengah. Misalnya saja rumah adat ini banyak ditemui di daerah Lore. Daerah tersebut merupakan tempat suku Napu atau juga orang Bada dan dikelompokkan menjadi orang Toraja Timur.

Sehingga bagi Anda yang penasaran bisa untuk datang ke Kabupaten Poso di daerah Lore baik di Lore Selatan maupun di Lore Utara. Untuk jumlah penduduk masyarakat ini sendiri sekitar 15 ribu jiwa sehingga akan lebih mudah untuk menemukan penduduk yang masih menggunakan rumah adat yang satu ini.

3. Mempunyai jumlah anak tangga yang berbeda

Untuk rumah panggung tentunya membutuhkan tangga yang akan digunakan sebagai penghubung antara rumah dan tanah. Dimana menurut berbagai tradisi dan adat, aturan untuk membuat tangga tersebut harus disesuaikan karena mempunyai makna yang tidak sembarangan. Oleh karena itulah pada umumnya bahwa pengaturan jumlah dan juga letak tangga harus diperhatikan baik-baik tergantung dari adat di daerah tersebut. Hal tersebut juga berlaku untuk tangga untuk rumah Tambi.

Dimana untuk rumah adat ini mempunyai aturan bahwa jumlah anak tangga yang akan digunakan haruslah berbeda. Perbedaan tersebut ditentukan dari fungsi rumah itu sendiri apakah digunakan untuk kepala adat atau digunakan untuk penduduk biasa.

Untuk penduduk biasa pada umumnya bisa menggunakan jumlah tangga yang genap, sedangkan untuk tangga kepala adat mempunyai jumlah tangga yang ganjil. Sehingga hal tersebut akan membedakan posisi rumah adat dengan mengetahui jumlah dari anak tangga yang ada pada rumah.

4. Struktur rumah

Telah disebutkan sebelumnya bahwa rumah adat Tambi mempunyai rumah bentuk panggung. Selain itu atap rumah ini juga sekaligus menjadi dindingnya karena hanya mempunyai bentuk segitiga yang sederhana. Adapun untuk tinggi dari rumah ini adalah 1 meter saja dan menggunakan tiang penyangga yang digunakan untuk menopang rumah. Untuk jumlah tiang di dalam rumah ini sendiri mempunyai jumlah 9 dan saling menempel dengan menggunakan pasak dari balok kayu.

Sedangkan untuk bahan material yang digunakan untuk tiang tersebut adalah menggunakan kayu bonati. Berbeda dengan rumah dari Kalimantan yang menggunakan kayu ulin sehingga lebih tahan air, kayu bonati juga mempunyai fungsi agar tidak mudah lapuk. Bahan material yang digunakan untuk rumah ini yang lain adalah dengan menggunakan papan kayu yang diletakan dengan rapi dan juga rapat dan biasanya mempunyai ukuran 5×7 meter.

5. Pembagian ruangan

Setiap rumah adat mempunyai pembagian ruangan sendiri, begitu juga dengan pembagian ruangan pada rumah Tambi yang ada di Sulawesi Tengah ini. Seperti yang telah disebutkan bahwa rumah ini mempunyai satu ruangan dan digunakan untuk banyak kegiatan. Hal tersebut karena rumah ini merupakan rumah minimalis sehingga tidak mempunyai ukuran ruang yang tidak luas. Sehingga semua kegiatan dipusatkan pada satu ruangan utama yang tidak diberi sekat.

Karena ukurannya yang tidak besar tersebut, maka untuk tambahan ruangan rumah adat Tambi ini mempunyai 2 bangunan tambahan yang letaknya ada di luar rumah. Dua bangunan pendamping tersebut adalah Bohu dan Pointua yang mempunyai fungsi masing-masing. Untuk Pointua adalah bangunan yang digunakan untuk menumbuk, sedangkan untuk Buho merupakan ruangan yang mempunyai 2 lantai dan mempunyai ruangan seperti pada rumah utama. Untuk lantai pertama digunakan untuk menerima tamu, sedangkan untuk lantai atas mempunyai fungsi untuk tempat menyimpan padi.

6. Arah rumah Tambi

Salah satu keunikan dari rumah ini selanjutnya adalah dari arah rumah yang akan dibangun. Hal tersebut merupakan salah satu syarat untuk membangun rumah adat Tambi. Adapun untuk membangun rumah ini maka penting untuk membangunnya dengan menghadap ke arah selatan ataupun ke utara. Dimana untuk syarat utama adalah pembangunan rumah ini tidak boleh menghalangi arah matahari terbit dan terbenam. Hal tersebut merupakan salah satu syarat penting yang harus diperhatikan ketika akan membangun rumah adat dari Sulawesi Tengah ini.

7. Atap menggunakan ijuk

Untuk hal selanjutnya yang bisa diperhatikan untuk pembangunan rumah Tambi ini adalah dari bahan atap yang digunakan. Sama seperti untuk rumah adat lainnya, atap rumah ini juga menggunakan bahan alam yaitu bisa menggunakan ijuk. Dimana pemilihan bahan ini sendiri karena bahan ijuk dapat untuk mendapatkan udara yang lebih baik di dalam rumah.

8. Rumah masyarakat umum

Hal terakhir yang menjadi ciri dari rumah adat Tambi adalah dari sejarah rumah ini. Dimana untuk rumah ini mempunyai bentuk yang kecil dan mempunyai bangunan lainnya dengan fungsi seperti rumah pada umumnya. Hal tersebut karena rumah ini merupakan rumah yang dibangun untuk masyarakat biasa yang bukan berasal dari golongan bangsawan sehingga mempunyai bentuk dan ukuran yang sederhana.

Related posts

Tinggalkan Balasan

Required fields are marked *