Subscribe Now

* You will receive the latest news and updates on your favorite celebrities!

Trending News

Kategori

Serba-serbi Seputar Rumah Adat Sulawesi Utara Walewangko
Rumah, Rumah Adat, Rumah Adat Sulawesi, Rumah adat sulawesi utara

Serba-serbi Seputar Rumah Adat Sulawesi Utara Walewangko 

Rumah Adat Sulawesi Utara – Sulawesi Utara mempunyai ibukota di Manado dan terkenal akan beberapa hal. Seperti misalnya makanan dan juga alam yang indah sehingga tidak heran menjadi salah satu tujuan untuk liburan. Sulawesi Utara selain mempunyai makanan dan alam yang menjanjikan, juga mempunyai wisata kebudayaan yang bisa dinikmati ketika berkunjung ke daerah ini. Salah satunya adalah dengan melihat rumah asli dari Sulawesi Utara. Untuk rumah adat Sulawesi Utara sendiri mempunyai dua jenis yang dipunyai.

Pertama adalah rumah Walewangko yang merupakan rumah pewaris. Sedangkan untuk jenis selanjutnya adalah Rumah Adat Bolaang Mondondow. Kedua rumah tersebut tentunya mempunyai ciri, struktur, fungsi, dan juga mempunyai sejarahnya sendiri-sendiri yang bisa dipelajari. Akan tetapi untuk sekarang ini akan dijelaskan terlebih dahulu mengenai berbagai hal yang berhubungan dengan rumah adat Walewangko dari Sulawesi Utara.

Hal yang berhubungan dengan Walewangko rumah adat sulawesi utara

1. Sejarah Walewangko

Hal pertama yang perlu diketahui dari rumah adat Walewangko ini adalah dari sejarahnya. Dimana penting untuk mengetahui sejarah dari rumah ini karena hal tersebut juga akan menunjukan kehidupan dan kebudayaan masyarakat Sulawesi Utara pada umumnya. Karena rumah juga merupakan kebudayaan yang tertinggal dan bisa menunjukan nilai dan filosofi yang dianut oleh masyarakatnya.

Sehingga masyarakat Sulawesi Utara tentu saja tidak sembarangan ketika membangun rumah dan mempunyai makna dan filosofi yang ada pada ciri, ruangan, ataupun dari arsitektur rumah ini. Begitu juga yang dipunyai oleh rumah Walewangko yang merupakan salah satu rumah adat dari Sulawesi Utara.

Dimana untuk kata Walewangko sendiri adalah dua kata yang dimajemukan. Dimana untuk Walewangko berasal dari bahasa Sulawesi Utara wale atau yang bale yang mempunyai artian rumah. Sehingga rumah ini digunakan untuk beragam aktivitas dari pemilik rumah. Sedangkan untuk Wangko adalah pewaris, sehingga artian dari rumah adat Walewangko adalah Rumah Pewaris.

Hal tersebut karena apabila dilihat dari sejarahnya bahwa rumah ini dihuni oleh setidaknya 6 hingga 9 keluarga yang tinggal di rumah tersebut dan hidup secara bersama-sama. Setiap keluarga tersebut mempunyai kepala keluarga dan menjalankan tugasnya masing-masing. Sehingga nantinya rumah tersebut akan diwariskan kepada setiap keluarga yang tinggal di rumah tersebut.

2. Gaya arsitektur Walewangko

Hal selanjutnya yang bisa Anda ketahui dari rumah adat Sulawesi Utara Walewangko ini adalah dari gaya arsitekturnya. Hal tersebut akan dapat mengetahui berbagai makna dan juga pertimbangan yang telah digunakan untuk membangun rumah ini. Seperti misalnya untuk bentuk rumah ini yang mempunyai bentuk simetris yang ada di bagian depannya.

Selain itu untuk bangunan rumah ini juga menggunaan konsep rumah panggung seperti pada umumnya rumah adat yang ada di Sulawesi, Kalimantan, maupun di Sumatra. Rumah adat dengan konsep panggung juga mempunyai beberapa ciri lainnya yaitu dengan adanya tiang penyangga yang ada pada rumah tersebut. Seperti pada rumah ini yang mempunyai tiang tangga dengan jumlah hingga 18 buah.

Selain hal di atas, untuk beberapa gaya arsitektur yang ada pada rumah Walewangko ini adalah:

  • Rumah ini menggunakan material bahan bangunan dari kayu yang alami tetapi mempunyai kemampuan yang kokoh. Selain itu juga menggunakan dedaunan seperti daun rumbia karena hanya menggunakan bahan bangunan yang alami.
  • Rumah ini mempunyai tiang yang digunakan untuk menopang rumah yang tidak boleh tersambung oleh paku atau yang lainnya.
  • Rumah ini mempunyai dua tangga yang ada di sebelah kanan dan kiri rumah.
  • Rumah ini mempunyai banyak jendela yang digunakan untuk sirkulasi udara.

3. Pembagian ruangan

Hal selanjutnya yang bisa diketahui dari rumah adat adalah mengenai pembagian ruangannya. Setiap rumah adat dari berbagai daerah akan mempunyai pembagian dengan nama ruangan dan juga fungsi ruangan masing-masing. Hal tersebut juga akan menunjukan pola kebudayaan masyarakat seperti misalnya hubungan antar keluarga, hubungan keluarga dengan tamu, dan juga hubungan antara manusia dan alam atau zat yang lebih tinggi pada umumnya. Sehingga dengan mengetahui pembagian rumah adat Sulawesi Utara Walewangko juga dapat untuk mengetahui beberapa pola kehidupan dan nilai di masyarakat ini.

Adapun untuk pembagian ruangan pada rumah adat Walewangko tidak mempunyai banyak ruangan yang ada di dalamnya. Pada jaman dahulu rumah adat ini hanya mempunyai satu ruangan saja yang ada di dalam rumah, akan tetapi kemudian karena perkembangan waktu rumah adat ini mempunyai beberapa ruangan yang dipisahkan oleh bahan yang sederhana yaitu dengan rotan dan ijuk yang diberikan dengan tikar yang di gantungkan di atasnya. Hal tersebut yang kemudian menjadi pemisah. Adapun untuk pemisahan untuk ruangan rumah ini dibagi menjadi bagian depan rumah, bagian belakang rumah, dan juga bagian kolong rumah.

Untuk bagian pertama adalah bagian depan rumah Walewangko yang merupakan rumah adat Sulawesi Utara yang terdiri dari beberapa ruangan berikut:

Ruangan Rumah adat Sulawesi Utara

  • Bagian depan pertama disebut dengan lesar yang merupakan beranda rumah. Bagian ini tentunya berada di paling depan rumah dan mempunyai dinding dengan fungsi untuk digunakan tempat pidato.
  • Bagian depan kedua adalah sekay yang merupakan serambi rumah dan mempunyai fungsi sebagai tempat tamu dan juga digunakan untuk upacara adat.
  • Bagian depan ketiga adalah pores yang merupakan tempat yang juga digunakan untuk menerima tamu. Akan tetapi untuk jenis ruangan ini biasanya masuk ke dalam rumah dan digunakan untuk tamu yang dekat dengan pemilik rumah.

Bagian selanjutnya yang menjadi pemisahan ruangan atau ruangan rumah Walewangko adalah bagian belakang rumah. Dimana untuk bagian depan adalah bagian yang ada di bagian depan yang digunakan untuk menerima tamu, melakukan upacara adat, melakukan musyarawah, dan juga berbagai hal lainnya. Sedangkan untuk bagian belakang rumah ini juga mempunyai letak yang ada di belakang rumah. Dimana untuk fungsi dari bagian belakang ini juga banyak mulai dari tempat untuk menaruh dan menyimpan peralatan masak, untuk memasak, mencuci, dan berbagai aktivitas di rumah lainnya.

Bagian ketiga dari rumah adat Sulawesi Utara Walewangko adalah bagian kolong rumah. Dimana rumah adat daerah ini seperti yang telah disebutkan adalah rumah panggung sehingga mempunyai bagian kolong yang ada di bawah rumah. Bagian kolong tersebut tentunya tidak terbengkalai dan bisa digunakan untuk beberapa hal terutama untuk tempat penyimpanan. Seperti bagian kolong rumah untuk rumah adat Walewangko yang digunakan untuk menyimpan alat pertanian dan juga bisa digunakan sebagai kandang hewan.

4. Interior rumah

Setiap rumah adat mempunyai keunikannya sendiri, hal tersebut bisa ditunjukkan dari pilihan pajangan yang ada di rumah. Seperti rumah adat Sulawesi Utara Walewangko yang juga mempunyai interior rumah yang cantik dan menarik. Seperti misalnya adanya motif fauna, flora, dan juga motif alam untuk mempercantik rumah ini. Berbagai hiasan yang ada pada rumah ini pada umumnya merupakan ornamen yang mempunyai makna kebudayaan Suku Minahasa.

Related posts

Tinggalkan Balasan

Required fields are marked *