Subscribe Now

* You will receive the latest news and updates on your favorite celebrities!

Trending News

Kategori

Ini Dia Tips Melakukan Renovasi Rumah Type 45 yang Bisa Anda Tiru
Renovasi, Renovasi Rumah

Ini Dia Tips Melakukan Renovasi Rumah Type 45 yang Bisa Anda Tiru 

Rumah menjadi salah satu kebutuhan primer manusia karena digunakan untuk tempat tinggal sehari-hari. Banyak pilihan rumah atau hunian yang bisa dipilih sesuai dengan kebutuhan masing-masing orang. Untuk masyarakat kelas menengah ke bawah, umumnya banyak yang lebih menyenangi jenis rumah tinggal sederhana seperti rumah type 36, 45, dan 60. Sesuai dengan namanya rumah dengan type-type ini memiliki luas bangunan seperti penyebutannya. Seperti rumah type 45 misalnya, dimana memiliki luas bangunan 45 m2, misalnya berukuran 6m x 7,5 m atau 8m x 5,6m. Biasanya rumah type 45 dibangun di atas tanah seluas 96 m2. Sehingga seringkali rumah type 45 disebut juga dengan rumah type 45/96.

Karena ruangan pada rumah type 45 tidak terlalu luas, perlu pintar-pintar dalam menata tiap-tiap ruangnya. Misalnya ketika menata kamar tidur, maka penempatan kasur, lemari, meja, kursi, dll perlu dilakukan sebaik mungkin. Halaman yang tidak seberapa luas pada rumah type ini pun juga harus dimanfaatkan sebaik mungkin agar terkesan asri dan tidak begitu sumpek. Terkadang agar hunian type 45 lebih nyaman ditempati, jug perlu melakukan renovasi rumah type 45. Renovasi bisa dilakukan dengan tujuan agar rumah terasa lebih luas, untuk memperbaiki beberapa area yang mengalami kerusakan atau kurang pas, ataupun untuk tujuan lainnya.

Pengertian Renovasi Rumah

Renovasi bisa diartikan juga dengan pembangunan ulang. Biasanya renovasi rumah dilakukan ketika ada bagian rumah yang mengalami kerusakan parah, seperti atap bocor, dinding rusak, dll. Selain itu bisa juga dilakukan karena adanya penambahan anggota keluarga, seperti adanya anak atau orang tua, sehingga perlu merenovasi rumah dengan melakukan penambahan ruang atau kamar. Namun renovasi bisa juga dilakukan lantaran ingin mengganti model rumah untuk mendapatkan suasana baru.

Alasan Melakukan Renovasi

Renovasi terkadang menjadi salah satu hal yang tidak bisa dihindari saat memiliki sebuah hunian. Karena hunian yang ditempati selama bertahun-tahun pasti juga memiliki masa pakainya sendiri. Dimana bisa saja dari tampilan sudah terlihat kusam dan tidak menarik, atau beberapa material bangunan sudah terlihat rusak atau aus. Sehingga jika tidak segera direnovasi akan mengurangi kenyamanan tinggal atau bahkan kurang memberikan semangat hidup. Pada dasarnya, melakukan renovasi rumah dikarenakan 3 hal, yaitu:

1. Perubahan fungsi

Renovasi rumah karena perubahan fungsi. Contohnya melakukan renovasi rumah karena sudah memiliki anak-anak atau anak-anak sudah besar sehingga perlu ruang tambahan. Adapun beberapa hal yang kerap mempengaruhi kebutuhan ruang pada hunian, seperti usia, penambahan jumlah anggota keluarga, tingkat pendidikan, pekerjaan atau profesi, dll.

2. Perbaikan

Melakukan renovasi rumah karena alasan perbaikan umumnya cukup sering dilakukan. Dimana perbaikan dapat menyangkut hal-hal mendasar. Seperti perbaikan struktur rumah, perbaikan saluran air, perbaikan instalasi listrik, perbaikan atap rumah, dinding, lantai, dll. Untuk renovasi karena alasan perbaikan ini perlu dicari tahu akar permasalahannya terlebih dahulu. Jika diperlukan, maka penanganan bisa berupa penggantian material bangunan menggunakan yang baru, bukan memperbaiki lagi.

2. Estetika

Renovasi karena alasan ini biasanya dilakukan karena ingin mengganti image atau citra rumah tinggal. Beberapa cara yang dilakukan dalam hal ini, seperti mengganti cat dinding rumah, penambahan ukir-ukiran pada dinding atau gerbang rumah, mendesain ulang interior rumah, atau bahkan bisa juga dengan merombak total bangunan untuk dibangun kembali dengan desain bangunan yang baru.

Konsep/ Pilihan Desain Renovasi untuk Rumah Type 45

Rumah type 45 memang terbilang salah satu rumah sederhana yang berukuran kecil. Karena sesuai dengan namanya, rumah jenis ini hanya memiliki luas bangunan 45 m2 dengan contoh ukuran bisa 6m x 7,5m atau 8m x 5,6m. Karena tidak begitu luas, biasanya rumah type 45 hanya memiliki 2 kamar tidur, 1 kamar mandi, dan 1 ruang tamu yang menyatu jadi satu dengan ruang keluarga. Agar rumah jenis ini terlihat nyaman dan lega untuk ditempati, maka ketika membangun atau renovasi rumah type 45 perlu menerapkan konsep atau desain dengan tepat.

Adapun konsep atau desain yang bisa diterapkan untuk diaplikasikan saat renovasi rumah type 45, antara lain:

1. Lakukan permainan level pada rumah type 45

Agar rumah type 45 bisa terasa lapang atau lega, Anda bisa mensiasatinya dengan melakukan permainan level. Meskipun hanya satu lantai, namun dengan permainan level pada ruang-ruang tertentu bisa membuat rumah terlihat lebih luas pada bagian interiornya dan lebih megah pada bagian eksteriornya.

2. Maksimalkan bukaan pada rumah type 45

Selain mengubah ceiling menjadi lebih tinggi agar sirkulasi udara lebih baik, Anda juga bisa memaksimalkan bukaan pada rumah. Tak hanya baik untuk sirkulasi udara, cara ini juga membuat rumah mendapatkan pencahayaan alami yang secara tidak langsung bisa memberi kesan luas pada ruangan.

3. Minimalisir adanya sekat atau pembatas ruang pada rumah type 45

Minimalisir adanya sekat atau pembatas ruang pada rumah type 45, sehingga beberapa ruangan bisa Anda buat menyatu. Dengan lahan yang terbatas, rumah type 45 justru lebih hangat suasana kekeluargaannya. Karena antara ruangan satu dengan yang lainnya terbilang dekat. Agar terkesan luas, minimalisir adanya sekat atau pembatas ruangan.

4. Gunakan warna-warna terang pada rumah type 45

Jika menginginkan kesan luas dari renovasi rumah type 45, maka bisa mensiasatinya dengan menerapkan warna-warna cerah pada tiap dinding rumah maupun perabotan rumah tangga.

5. Menerapkan gaya minimalis pada rumah type 45

Bagi Anda yang menghadapi masalah hunian dengan lahan terbatas seperti rumah type 45, maka menerapkan gaya minimalis merupakan langkah terbaik. Dengan gaya minimalis, bisa membuat rumah terasa lebih nyaman karena proporsinya yang pas.

Pemilihan Material yang Digunakan

Dalam melakukan renovasi rumah, material bangunan menjadi salah satu yang harus Anda persiapkan. Disamping kesiapan dari dana maupun tukang bangunan yang diminta untuk mengerjakan renovasi. Agar rumah yang direnovasi bisa bertahan lama hingga beberapa tahun bahkan puluhan tahun ke depan, menggunakan material yang berkualitas menjadi salah satu faktornya. Oleh karena itu, material bangunan yang digunakan tidak boleh asal atau sembarangan. Karena juga mempengaruhi ketahanan dan kekokohan suatu bangunan.

Mengingat tidak semua orang ahli dalam memilih atau membedakan mana material bangunan yang berkualitas, maka sebaiknya berkonsultasi atau bertanya kepada mereka yang ahli atau sudah berpengalaman. Dalam hal ini Anda bisa berkonsultasi pada jasa arsitek saja. Hindari menyerahkan pembelian material pada tukang bangunan karena dikhawatirkan produk yang dibeli tidak sesuai dengan keinginan ataupun kualitas yang Anda harapkan.

Jika Anda ragu meminta tolong pihak lain dalam mencari material terbaik, berikut ada beberapa cara memilih material yang tepat untuk renovasi rumah type 45 Anda, yaitu:

  1. Pilih semen yang sudah terkenal baik kualitasnya.
  2. Pilih material pasir yang tidak bercampur dengan lumpur.
  3. Untuk material berupa besi beton, sebaiknya pilih besi beton kuno karena kualitasnya lebih baik dibandingkan dengan besi beton saat ini. Meskipun memang dari segi harga akan jauh lebih mahal.
  4. Pilih batu bata merah yang memiliki tekstur keras, ukuran sedang, serta tidak mudah pecah atau retak.
  5. Untuk material genteng, pastikan memilih yang terbuat dari bahan material dengan bobot yang cukup berat.

Tips Melakukan Renovasi pada Rumah Type 45

Untuk renovasi rumah type 45, sebaiknya lakukan beberapa tips berikut ini:

  1. Lakukan perencanaan renovasi sejak awal, mulai dari biaya, konsep desain, pemilihan material, tukang bangunan, dll.
  2. Pelajari lingkungan sekitar sebelum melakukan renovasi.
  3. Pahami karakteristik lahan pada rumah yang akan direnovasi.
  4. Pertimbangkan kebutuhan penghuni rumah sebelum renovasi.
  5. Pelajari struktur lama bangunan.
  6. Pilih material yang tahan lama.
  7. Pertimbangkan saluran air ketika melakukan renovasi.
  8. Perbaharui panel listrik ketika renovasi.
  9. Pertimbangkan model rumah yang sesuai untuk segala zaman.
  10. Libatkan jasa arsitek agar hasilnya memuaskan.

Itu tadi beberapa hal mengenai renovasi pada rumah type 45 dan berbagai tips yang bisa dilakukan. Semoga bermanfaat!.

Related posts

Tinggalkan Balasan

Required fields are marked *